Home / in-Food / Belalang Goreng Made in Gunung Kidul, Why Not!
Menikmati Renyahnya Belalang Goreng Made in Gunungkidul

Belalang Goreng Made in Gunung Kidul, Why Not!

Di balik sejarah, potensi budaya dan pariwisata yang tersaji di Gunungkidul, ternyata terdapat sebuah kuliner yang cukup unik dan memiliki rasa yang tidak kalah dengan makanan daerah lainnya. Yaitu belalang goreng. Hhmm.., yummy kan. Dengan tekstur yang renyah serta perpaduan rasa yang gurih dan mirip sekali rasanya dengan udang goreng, akan membuat anda melupakan konotasi yang ada dalam pikiran anda mengenai makanan dari belalang.

Perlu anda ketahui, bahwa sebenarnya di berbagai wilayah lainnya belalang sudah dijadikan bahan makanan yang khas. Seperti di sebagian masyarakat Lampung, Sumatera Barat, Pacitan, Wonosari, Klaten, Nusa Tenggara. Sedangkan di luar negeri, sebagian masyarakat Thailand, Uganda dan juga Mexico menjadikan serangga yang termasuk ke dalam kategori hama ini menjadi makanan cemilan. Bahkan di Australia, belalang sudah mulai disajikan ke dalam bentuk pizza belalang.

Belalang Goreng asli Gunungkidul

Jika anda mengunjungi kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, salah satu kuliner yang tidak boleh anda lewati adalah belalang goreng. Berdasarkan beberapa penelusuran, belalang yang digunakan untuk di goreng adalah jenis belalang kayu. Belalang dengan jenis ini banyak terdapat di semak belukar dan hidup pada dahan pohon jati yang banyak tumbuh di kawasan Gunungkidul.

Jika anda mengunjungi kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, salah satu kuliner yang tidak boleh anda lewati adalah belalang goreng. Berdasarkan beberapa penelusuran, belalang yang digunakan untuk di goreng adalah jenis belalang kayu. Belalang dengan jenis ini banyak terdapat di semak belukar dan hidup pada dahan pohon jati yang banyak tumbuh di kawasan Gunungkidul.

Bagi masyarakat kabupaten Gunungkidul, sejak dulu belalang telah dijadikan sebagai lauk untuk makan. Seperti di daerah Wonosari misalnya. Pada musim tertentu anda akan menemukan banyak orang yang menjajakan belalang di pinggir jalan. Berbagai rasa yang tersedia, seperti pedas, asin, dan manis. Atau kalau anda ingin memasaknya sendiri di rumah, anda bisa membeli belalang yang masih mentah.

Saat musim-musim menjelang panen padi, belalang kayu mudah sekali dijumpai. Wajar bila penduduk Wonosari memanfaatkan jenis makanan yang khas ini sebagai mata pencaharian musiman. Saat musim belalang, banyak orang yang memanfaatkan momen tersebut. Mencari dan mengumpulkan belalang dari kebun atau ladang untuk langsung di jual kembali, atau diolah kembali menjadi belalang goreng baru di jual.

Jika anda berkunjung atau sekedar lewat, jangan pernah melewati kesempatan mencoba belalang goreng made in Gunungkidul ya.

Kandungan Nutrisi Belalang Goreng

Anda yang masih merasa aneh dengan makanan yang satu ini, sebaiknya anda ketahui mengenai hal ini. Bahwa dalam 100gr belalang goreng dewasa, terkandung 23,6gr protein, 6,1gr lemak, 35,2 kalsium, 5ml besi. Kandungan yang terdapat pada belalang dapat menjadi perbandingan mengapa anda harus mencobanya. Bahkan, Entomological Society of America mengungkapkan, belalang adalah sumber protein yang terbaik daripada daging ayam atau sapi.

Itu dia beberapa pandangan mengenai belalang goreng dari segi gizi. Tingginya kadar protein pada belalang semoga bisa mengubah image negatif anda mengenai makanan cemilan belalang goreng menjadi sebuah citra positif terhadap salah satu kuliner asli khas Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *