Home / in-Travel / 7 Fakta Mengenai Lembah Harau
7 Fakta mengenai Lembah Harau I

7 Fakta Mengenai Lembah Harau

Letak tepat Lembah Harau berada di kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Lembah Harau menyimpan banyak keindahan yang akan membuat anda terkagum-kagum. Lembah dengan bukit cadas dengan ketinggian 150 meter bisa dikatakan sebagai salah satu Taman Nasional yang menjadi destinasi rekomendasi di Indonesia.

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang dikelilingi barisan bukit-bukit dengan sejumlah tempat menarik, salah satunya adalah tebing-tebing menjulang tinggi yang terdapat di Lembah Harau. Ketika anda melewati sepanjang perjalanan dari Bukittinggi ke Payakumbuh, anda akan dapat melihat langsung dari kejauhan tebing Lembah Harau ini. Di balik keindahannya yang mempesona, Lembah Harau memiliki beberapa hal yang harus anda ketahui.

Beberapa fakta dan keunikan Lembah Harau

  1. Nama Lembah Harau di ambil dari kata ‘parau’, yang artinya adalah serak. Konon dahulunya di atas bukit sering terjadi banjir bandang dan longsor sehingga secaras pontan menimbulkan kepanikan warga hingga teriak sangat kencang. Karena sering berteriak, akhirnya banyak warga yang memiliki suara parau (serak). Oleh karena itu akhirnya penduduk setempat seringkali menyebut dengan arau, dan mengalami perubahan kata menjadi harau.
  2. Dengan iklim sejuk, tanahnya yang sangat subur serta memiliki keindahan yang luar biasa, julukan Lembah Yosemite melekat pada Lembah Harau. Yosemite adalah taman nasional Yosemite yang terletak di sebelah timur California, Amerika Serikat. Bukit cadas yang indah ternyata memberikan predikat luar biasa tersebut pada Lembah Harau.
  3. Di Lembah Harau terdapat beberapa air terjun, dimana salah satunya adalah air terjun Sarasah Bunta. Keindahan air terjun Sarasah Bunta terkenal karena memiliki beberapa tingkat dan memiliki keunikan tersendiri, ketika terkena sinar matahari secara langsung akan terlihat pendaran pelangi yang dihasilkan karena bias cahaya yang mirip bidadari sedang mandi.
  4. Keindahan air terjun Sarasah Bunta telah diakui sejak zaman Belanda. Pertama kali diresmikan oleh asisten residen Lima Puluh Kota F.Rinner dan Tuanku Laras Datuk Kuning Nan Hitam yang juga diikuti oleh asisten demang Datuk Kodoh Nan Hitam dengan membuat sebuah prasasti untuk memberikan menandakan keindahan air terjun Sarasah Bunta.
  5. Pada tebing Lembah Harau terdapat beberapa air terjun dan telaga. Yaitu Aie Luluih, Sarasah Bunta, Aia Murai kemudian Sarasah Aia Angek. Setiap nama-nama tersebut di ambil dari latar belakang air terjun atau telaga tersebut pada jaman dahulunya. Seperti nama Aia Luluih yang di ambil karena pada telaga tersebut terdapat air yang alirannya melewati diantara dinding batu. Atau pada Aia Murai, dahulunya sering terlihat burung murai yang mandi dan memadu kasih di telaga tersebut. Kemudian Sarasah Aia Angek yang memiliki air dengan suhu agak hangat bila dibandingkan dengan telaga lainnya.
  6. Terdapat beberapa bukit yang mengapit Lembah Harau. Yaitu Bukit Air Putih, Bukit Jambu, Bukit Singkarak, dan Bukit Tarantang. Dimana material cadasnya sebagian besar adalah granit. Hhmm, keren kan.
  7. Tebing cadas yang sangat curam pada Lembah Harau terdapat banyak sekali titik yang menjadi lokasi pecinta salah satu olah raga panjat tebing.

7 Fakta mengenai Lembah Harau II

Sumber Gambar 1

Sumber Gambar 2

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *